Cara Merekam Biaya Iklan untuk Keakuratan Angka Profit Anda
8 min read
Anda pernah merasa bingung mengapa profit Anda selalu lebih rendah dari yang diharapkan? Misalnya, SKU B07X Anda memiliki margin 20% di kertas, tetapi di akhir bulan, Anda hanya mendapatkan 8%. Di mana keuntungan Anda hilang?
Salah satu penyebab utama perbedaan ini adalah biaya iklan yang tidak direkam dengan benar. Jika Anda tidak mencatat biaya iklan secara akurat, Anda tidak akan pernah tahu sebenarnya seberapa baik atau buruk bisnis Anda berjalan. Di artikel ini, kita akan membahas bagaimana merekam biaya iklan dengan benar untuk mendapatkan angka profit yang akurat.
Mengapa Biaya Iklan Penting untuk Profit Akurat
Biaya iklan adalah salah satu komponen utama biaya operasional Anda. Jika Anda tidak mencatatnya dengan benar, Anda tidak akan tahu sebenarnya seberapa banyak uang yang Anda habiskan untuk mendapatkan pelanggan. Ini bisa menyebabkan Anda mengambil keputusan yang salah, seperti meningkatkan biaya iklan tanpa mengerti dampaknya pada profit Anda.
Misalnya, jika Anda menghabiskan Rp 50.000 per hari untuk iklan di Amazon, tetapi tidak mencatatnya dengan benar, Anda mungkin berpikir Anda mendapatkan profit Rp 100.000 per hari, padahal sebenarnya Anda hanya mendapatkan Rp 50.000. Ini bisa menyebabkan Anda membuat keputusan yang salah, seperti meningkatkan biaya iklan tanpa mengerti dampaknya pada profit Anda.
Bagaimana Merekam Biaya Iklan dengan Benar
Merekam biaya iklan dengan benar memerlukan pendekatan yang sistematis. Anda perlu mencatat semua biaya iklan Anda, baik itu biaya iklan di Amazon, Facebook, Google, atau platform lain. Anda juga perlu mencatat biaya iklan per SKU, sehingga Anda bisa melihat sebenarnya seberapa banyak uang yang Anda habiskan untuk setiap produk.
Salah satu cara mudah untuk merekam biaya iklan adalah dengan menggunakan alat like GoMarginify. Alat ini dapat menghubungkan ke berbagai marketplace, termasuk Amazon, Shopify, TikTok Shop, Temu, eBay, Etsy, Walmart, AliExpress, Shopee, dan Lazada. GoMarginify dapat mencatat semua biaya iklan Anda secara otomatis, sehingga Anda tidak perlu khawatir untuk mencatatnya secara manual.
Analisis Profit Anda
Setelah Anda merekam biaya iklan dengan benar, Anda bisa mulai menganalisis profit Anda. Anda bisa melihat mana SKU yang paling menguntungkan dan mana yang tidak. Anda juga bisa melihat seberapa banyak uang yang Anda habiskan untuk iklan dan seberapa banyak uang yang Anda dapatkan dari setiap iklan.
Misalnya, jika Anda melihat bahwa SKU B07X Anda memiliki margin 20% tetapi biaya iklan Anda Rp 10.000 per hari, Anda bisa menghitung profit Anda dengan mengurangi biaya iklan dari margin Anda. Jika Anda mendapatkan Rp 100.000 dari penjualan SKU B07X, Anda bisa menghitung profit Anda sebagai Rp 100.000 - Rp 10.000 = Rp 90.000. Ini akan memberi Anda gambaran yang lebih akurat tentang seberapa baik atau buruk bisnis Anda berjalan.
Step by step
- 1
Langkah 1: Daftarkan Semua Biaya Iklan
Pertama, Anda perlu mendaftarkan semua biaya iklan Anda. Ini termasuk biaya iklan di Amazon, Facebook, Google, dan platform lain. Anda juga perlu mencatat biaya iklan per SKU, sehingga Anda bisa melihat sebenarnya seberapa banyak uang yang Anda habiskan untuk setiap produk.
Misalnya, jika Anda menghabiskan Rp 50.000 per hari untuk iklan di Amazon, Anda perlu mencatatnya. Jika Anda menghabiskan Rp 10.000 per hari untuk iklan di Facebook, Anda juga perlu mencatatnya. Dengan mencatat semua biaya iklan Anda, Anda bisa mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang seberapa banyak uang yang Anda habiskan untuk iklan.
- 2
Langkah 2: Gunakan Alat untuk Merekam Biaya Iklan
Setelah Anda mendaftarkan semua biaya iklan Anda, Anda bisa menggunakan alat like GoMarginify untuk merekam biaya iklan secara otomatis. Alat ini dapat menghubungkan ke berbagai marketplace, termasuk Amazon, Shopify, TikTok Shop, Temu, eBay, Etsy, Walmart, AliExpress, Shopee, dan Lazada. GoMarginify dapat mencatat semua biaya iklan Anda secara otomatis, sehingga Anda tidak perlu khawatir untuk mencatatnya secara manual.
Misalnya, jika Anda menghabiskan Rp 50.000 per hari untuk iklan di Amazon, GoMarginify dapat mencatatnya secara otomatis. Ini akan memberi Anda gambaran yang lebih akurat tentang seberapa banyak uang yang Anda habiskan untuk iklan.
- 3
Langkah 3: Analisis Profit Anda
Setelah Anda merekam biaya iklan dengan benar, Anda bisa mulai menganalisis profit Anda. Anda bisa melihat mana SKU yang paling menguntungkan dan mana yang tidak. Anda juga bisa melihat seberapa banyak uang yang Anda habiskan untuk iklan dan seberapa banyak uang yang Anda dapatkan dari setiap iklan.
Misalnya, jika Anda melihat bahwa SKU B07X Anda memiliki margin 20% tetapi biaya iklan Anda Rp 10.000 per hari, Anda bisa menghitung profit Anda dengan mengurangi biaya iklan dari margin Anda. Jika Anda mendapatkan Rp 100.000 dari penjualan SKU B07X, Anda bisa menghitung profit Anda sebagai Rp 100.000 - Rp 10.000 = Rp 90.000. Ini akan memberi Anda gambaran yang lebih akurat tentang seberapa baik atau buruk bisnis Anda berjalan.
- 4
Langkah 4: Sesuaikan Strategi Iklan Anda
Setelah Anda menganalisis profit Anda, Anda bisa sesuaikan strategi iklan Anda. Jika Anda melihat bahwa biaya iklan Anda terlalu tinggi, Anda bisa mengurangi biaya iklan atau mencoba strategi iklan yang berbeda. Jika Anda melihat bahwa biaya iklan Anda terlalu rendah, Anda bisa meningkatkan biaya iklan atau mencoba strategi iklan yang berbeda.
Misalnya, jika Anda melihat bahwa biaya iklan Anda Rp 50.000 per hari tetapi profit Anda hanya Rp 10.000 per hari, Anda bisa mengurangi biaya iklan atau mencoba strategi iklan yang berbeda. Dengan sesuaikan strategi iklan Anda, Anda bisa meningkatkan profit Anda dan membuat bisnis Anda lebih menguntungkan.
FAQ
Apa itu biaya pembuatan SKU?
Biaya pembuatan SKU adalah biaya yang Anda habiskan untuk membuat atau membeli produk Anda. Ini termasuk biaya bahan baku, biaya produksi, biaya pengiriman, dan biaya lain yang terkait dengan pembuatan produk Anda.
Bagaimana cara menghitung margin penjualan?
Margin penjualan adalah perbedaan antara harga jual dan biaya pembuatan SKU. Untuk menghitung margin penjualan, Anda bisa menggunakan rumus berikut: Margin Penjualan = Harga Jual - Biaya Pembuatan SKU.
Bagaimana cara merekam biaya iklan di Amazon?
Anda bisa merekam biaya iklan di Amazon dengan menggunakan alat like GoMarginify. Alat ini dapat menghubungkan ke Amazon dan mencatat semua biaya iklan Anda secara otomatis. Dengan menggunakan alat ini, Anda tidak perlu khawatir untuk mencatat biaya iklan secara manual.
Track your real profit across every marketplace
Pelajari bagaimana merekam biaya iklan dengan benar untuk mendapatkan angka profit yang akurat di Amazon dan marketplace lain. Panduan lengkap untuk penjual.
Start 7-day free trial