Biaya Urus SKU Shopify: Jangan Sampai SKU Favoritmu Bikin Rugi
Cara menghitung biaya pembuatan SKU, platform fee, dan pengeluaran lain di Shopify agar profit bersih per SKU terlihat nyata. Termasuk cara mencegah SKU B07X yang hilang 12% margin bulan lalu.
Salah hitung biaya SKU? Inilah yang terjadi: SKU B07X hilang 12% margin bulan lalu
Bayangkan SKU B07X kamu terjual 200 unit bulan lalu dengan harga Rp 250.000 per unit. Kamu kira untung, tapi ternyata setelah dihitung ulang: biaya platform Shopify 2%, biaya payment gateway 2,9% + Rp 3.000, shipping Rp 25.000 per unit, dan refund 5 unit dengan biaya pengembalian Rp 15.000 per unit. Total biaya tersembunyi Rp 1.200.000. Margin yang hilang? 12%. Itu sebelum kamu bayar iklan dan biaya gudang.
Contoh nyata lain: SKU dengan harga Rp 180.000 terjual 150 unit, tapi setelah semua biaya dihitung, profit bersih hanya Rp 12.000 per unit. Padahal kamu mengharapkan Rp 50.000. Di mana letak kesalahannya? Biasanya di biaya shipping yang terlalu tinggi, refund yang tidak tercatat, atau biaya iklan yang tidak dimasukkan.
Jangan sampai SKU favoritmu jadi beban. Hitung semua biaya sejak awal, termasuk biaya pembuatan SKU yang sering dilupakan. Biaya pembuatan SKU di Shopify bisa mencapai Rp 50.000-Rp 200.000 per varian jika kamu pakai jasa desain, foto produk, dan listing optimasi. Kalau SKU kamu banyak varian, biaya ini bisa membengkak tanpa kamu sadari.
Biaya urus SKU Shopify: Apa saja yang harus dimasukkan dalam perhitungan?
Berikut daftar biaya yang wajib kamu catat untuk menghitung profit bersih per SKU di Shopify. Jangan sampai ada yang terlewat, karena setiap rupiah yang salah hitung akan menggerus marginmu.
Pertama, biaya platform. Shopify mengenakan biaya transaksi 0,5%-2% tergantung paketmu. Kalau kamu pakai Shopify Payments, biaya payment gateway 2,9% + Rp 3.000 per transaksi. Kalau pakai payment gateway lain, biaya bisa naik jadi 3,5%-4%.
Kedua, biaya shipping. Rata-rata shipping domestik di Indonesia Rp 20.000-Rp 35.000 per paket. Kalau kamu pakai jasa ekspedisi internasional, biaya bisa naik sampai Rp 150.000 per paket. Jangan lupa hitung biaya pengemasan dan label.
Ketiga, biaya iklan. Kalau kamu belanja iklan Rp 5.000.000 per bulan untuk 10 SKU, biaya iklan per SKU Rp 500.000. Tapi kalau SKU tertentu hanya menghabiskan 5% dari total iklan, berarti biaya iklan per SKU hanya Rp 25.000. Bagilah dengan jumlah penjualan untuk mendapatkan biaya iklan per unit.
Keempat, biaya pengembalian (refund). Rata-rata refund rate di Shopify sekitar 5%-10%. Kalau refund rate kamu 8%, berarti dari 100 unit terjual, 8 unit akan dikembalikan. Biaya pengembalian biasanya Rp 15.000-Rp 25.000 per unit. Jangan lupa hitung juga biaya restocking dan kerusakan barang.
Kelima, biaya operasional. Ini termasuk biaya gudang, listrik, karyawan, dan biaya pembuatan SKU. Biaya pembuatan SKU bisa mencapai Rp 50.000-Rp 200.000 per varian jika kamu pakai jasa profesional. Kalau kamu punya 50 varian, biaya ini bisa mencapai Rp 10.000.000 per bulan.
Terakhir, biaya pajak. Di Indonesia, pajak e-commerce dikenakan 11% dari total penjualan. Pastikan kamu sudah memasukkan pajak ini dalam perhitungan profitmu.
Cara menghitung profit bersih per SKU di Shopify: Langkah demi langkah tanpa ribet
Mulailah dengan data penjualan harian. Ambil laporan penjualan Shopify, lalu catat harga jual per unit, jumlah unit terjual, dan total revenue. Jangan lupa catat juga biaya platform, payment gateway, shipping, iklan, refund, dan pajak.
Misalnya, SKU A terjual 100 unit dengan harga Rp 200.000 per unit. Revenue total Rp 20.000.000. Sekarang, kurangi dengan semua biaya:
- Biaya platform (2%): Rp 400.000 - Biaya payment gateway (2,9% + Rp 3.000): Rp 580.000 + Rp 300.000 = Rp 880.000 - Biaya shipping (Rp 25.000 per unit): Rp 2.500.000 - Biaya iklan (Rp 10.000 per unit): Rp 1.000.000 - Biaya refund (5 unit, Rp 20.000 per unit): Rp 100.000 - Biaya pajak (11%): Rp 2.200.000
Total biaya: Rp 7.080.000 Profit bersih: Rp 20.000.000 - Rp 7.080.000 = Rp 12.920.000 Profit per unit: Rp 129.200
Tapi tunggu, ini belum semua. Jangan lupa biaya operasional seperti biaya gudang, karyawan, dan biaya pembuatan SKU. Kalau biaya operasional per bulan Rp 5.000.000 dan kamu punya 10 SKU, biaya operasional per SKU Rp 500.000 per bulan. Bagilah dengan jumlah unit terjual per SKU untuk mendapatkan biaya operasional per unit.
Kalau SKU A terjual 100 unit, biaya operasional per unit Rp 5.000. Profit bersih per unit sekarang Rp 124.200. Itu baru profit bersih yang sebenarnya.
Untuk memudahkan, gunakan tools seperti Gomarginify yang bisa menghitung profit bersih per SKU secara otomatis. Tools ini akan mengambil data dari Shopify, payment gateway, dan marketplace lain, lalu menghitung profit bersih per SKU dengan akurat. Kamu bisa melihat SKU mana yang untung dan mana yang rugi dalam hitungan menit.
SKU mana yang bikin rugi? Cara mendeteksi SKU loss-making sebelum terlambat
Tanda-tanda SKU yang bikin rugi biasanya muncul dari margin yang terlalu tipis atau biaya yang terlalu tinggi. Berikut cara mendeteksi SKU loss-making sebelum terlambat:
Pertama, periksa margin per unit. Kalau margin per unit kurang dari 20%, kemungkinan besar SKU tersebut rugi. Misalnya, SKU dengan harga Rp 150.000 dan biaya per unit Rp 130.000, margin hanya 13%. Itu sudah terlalu tipis untuk menutupi biaya operasional dan pajak.
Kedua, periksa refund rate. Kalau refund rate lebih dari 10%, kemungkinan besar ada masalah kualitas atau deskripsi produk yang tidak akurat. Refund rate tinggi akan menggerus marginmu dengan cepat.
Ketiga, periksa biaya shipping. Kalau biaya shipping lebih dari 20% dari harga jual, kemungkinan besar SKU tersebut tidak layak dijual secara online. Shipping yang terlalu mahal akan membuat pelanggan enggan membeli.
Keempat, periksa biaya iklan. Kalau biaya iklan per unit lebih tinggi dari margin per unit, SKU tersebut rugi. Misalnya, margin per unit Rp 50.000, tapi biaya iklan per unit Rp 60.000. Itu artinya setiap penjualan, kamu malah rugi Rp 10.000.
Kelima, periksa biaya operasional. Kalau biaya operasional per unit lebih tinggi dari margin per unit, SKU tersebut rugi. Misalnya, margin per unit Rp 80.000, tapi biaya operasional per unit Rp 90.000. Itu artinya SKU tersebut tidak layak untuk dipertahankan.
Kalau kamu menemukan SKU yang rugi, pertimbangkan untuk menaikkan harga, mengurangi biaya, atau menghentikan SKU tersebut. Jangan biarkan SKU rugi terus menerus, karena akan menggerus profit keseluruhan bisnismu.
Profit Amazon vs Shopify: Mana yang lebih menguntungkan di 2024-2025?
Banyak seller yang berpindah dari Amazon ke Shopify karena biaya platform yang lebih rendah. Tapi apakah benar Shopify lebih menguntungkan? Mari kita bandingkan.
Di Amazon, biaya referral fee 15% untuk kategori umum. Kalau SKU terjual Rp 200.000, biaya referral fee Rp 30.000. Di Shopify, biaya platform hanya 2%, jadi biaya platform Rp 4.000. Selisihnya Rp 26.000 per unit.
Tapi jangan lupa, di Amazon kamu tidak perlu bayar shipping, karena pembeli yang menanggung. Di Shopify, kamu harus bayar shipping sendiri. Kalau shipping Rp 25.000 per unit, selisihnya jadi Rp 1.000 per unit. Artinya, Amazon masih lebih mahal kalau dilihat dari biaya platform saja.
Tapi kalau dilihat dari biaya iklan, Amazon biasanya lebih murah. Biaya iklan di Amazon sekitar 10%-15% dari revenue, sementara di Shopify bisa mencapai 20%-30% karena persaingan yang lebih ketat. Jadi, kalau kamu jago dalam iklan, Shopify bisa lebih menguntungkan.
Kalau dilihat dari refund rate, Amazon biasanya lebih rendah karena sistem pengembalian yang lebih ketat. Refund rate di Amazon sekitar 5%-8%, sementara di Shopify bisa mencapai 10%-15%. Refund rate tinggi akan menggerus marginmu dengan cepat.
Jadi, mana yang lebih menguntungkan? Tergantung pada model bisnismu. Kalau kamu jual produk dengan margin tinggi dan tidak perlu iklan mahal, Shopify bisa lebih menguntungkan. Tapi kalau kamu jual produk dengan margin tipis dan perlu iklan untuk menjual, Amazon bisa lebih menguntungngkan.
Kalau kamu jual di kedua platform, gunakan tools seperti Gomarginify untuk menghitung profit bersih per SKU di masing-masing platform. Tools ini akan membandingkan profit bersih per SKU, sehingga kamu bisa tahu SKU mana yang lebih menguntungkan di platform mana.
Cara mencegah SKU rugi: 3 langkah praktis yang bikin profit naik 15% dalam sebulan
Langkah pertama, audit semua SKU. Ambil laporan penjualan Shopify, lalu hitung profit bersih per SKU. Pisahkan SKU yang untung, rugi, dan margin tipis. Fokus pada SKU yang rugi atau margin tipis, karena inilah yang akan menggerus profit keseluruhan bisnismu.
Langkah kedua, optimalkan biaya. Kalau biaya shipping terlalu tinggi, pertimbangkan untuk menggunakan jasa ekspedisi yang lebih murah atau negosiasi tarif dengan ekspedisi. Kalau biaya iklan terlalu tinggi, kurangi anggaran iklan atau optimalkan targeting iklan untuk mengurangi biaya per klik.
Langkah ketiga, naikkan harga atau kurangi varian. Kalau margin per unit terlalu tipis, pertimbangkan untuk menaikkan harga. Tapi jangan naik terlalu tinggi, karena bisa mengurangi volume penjualan. Kalau SKU kamu punya banyak varian, pertimbangkan untuk mengurangi varian yang tidak laku atau margin tipis.
Langkah keempat, gunakan data untuk pengambilan keputusan. Jangan hanya mengandalkan feeling. Gunakan data dari Shopify, payment gateway, dan tools seperti Gomarginify untuk melihat profit bersih per SKU. Data akan memberitahu kamu SKU mana yang layak dipertahankan dan mana yang harus dihentikan.
Langkah kelima, lakukan tes kecil-kecilan. Kalau kamu ragu untuk menaikkan harga atau menghentikan SKU, lakukan tes kecil-kecilan terlebih dahulu. Misalnya, naikkan harga 5% untuk 10 unit dan lihat dampaknya terhadap penjualan dan profit. Kalau penjualan turun tapi profit naik, pertimbangkan untuk menaikkan harga secara keseluruhan.
Dengan melakukan langkah-langkah ini, kamu bisa mencegah SKU rugi dan meningkatkan profit hingga 15% dalam sebulan. Ingat, profit bukan hanya tentang penjualan, tapi tentang margin bersih per unit.
Pertanyaan umum
Apa itu biaya urus SKU dan kenapa penting dihitung?
Biaya urus SKU adalah semua biaya yang dikeluarkan untuk mempersiapkan dan menjual satu SKU, mulai dari biaya pembuatan SKU (desain, foto, listing), biaya platform (Shopify fee), biaya shipping, biaya iklan, biaya refund, sampai biaya operasional. Penting dihitung karena kalau tidak, kamu tidak tahu profit bersih yang sebenarnya. Contohnya, SKU yang kamu kira untung Rp 50.000 per unit, ternyata setelah dihitung ulang, malah rugi Rp 10.000 karena biaya shipping dan iklan yang terlalu tinggi.
Berapa rata-rata biaya pembuatan SKU di Shopify? Apakah termasuk dalam biaya urus SKU?
Biaya pembuatan SKU di Shopify bervariasi tergantung kebutuhan. Kalau kamu pakai jasa desain dan foto profesional, biaya bisa mencapai Rp 50.000-Rp 200.000 per varian. Kalau kamu lakukan sendiri, biaya bisa lebih murah, tapi waktu dan tenaga yang dikeluarkan juga harus dihitung sebagai biaya operasional. Biaya pembuatan SKU termasuk dalam biaya urus SKU, karena ini adalah biaya awal yang harus dikeluarkan sebelum SKU bisa dijual.
Bagaimana cara menghitung profit bersih per SKU di Shopify tanpa tools? Apakah bisa manual?
Bisa, tapi ribet dan rentan salah. Kamu perlu ambil data dari Shopify (revenue, jumlah unit), payment gateway (biaya transaksi), ekspedisi (biaya shipping), iklan (biaya per klik), dan catatan internal (refund, biaya operasional). Setelah itu, kurangi revenue dengan semua biaya. Tapi kalau SKU kamu banyak, ini akan memakan waktu berjam-jam setiap bulan. Tools seperti Gomarginify bisa menghemat waktu dan mengurangi kesalahan hitung.
Apakah biaya urus SKU berbeda untuk setiap kategori produk? Contohnya, produk digital vs fisik?
Ya, sangat berbeda. Produk digital tidak perlu biaya shipping, refund rate biasanya lebih rendah, tapi biaya platform dan payment gateway tetap ada. Produk fisik punya biaya shipping yang tinggi, refund rate lebih tinggi karena masalah kualitas atau ukuran, dan biaya operasional seperti gudang dan karyawan. Produk digital biasanya lebih menguntungkan karena marginnya lebih tinggi, tapi persaingan juga lebih ketat.
Pantau laba nyata Anda di semua marketplace
Cara tepat hitung biaya urus SKU di Shopify termasuk biaya pembuatan SKU, platform fee, shipping, dan refund. Simak cara menghitung profit harian, SKU mana yang bikin rugi, dan bagaimana mencegah kerugian di 2024-2025.
Mulai uji coba gratis 7 hari