Cara Tahu Toko Online Untung atau Rugi: Analisis Margin Penjualan dan Profitabilitas
10 min read
Kemarin, teman saya yang menjual obat di apotek online bingung. Dia melihat penjualan naik, tapi tabungan tidak. 'Margin penjualan obat di apotek itu berapa persen?', dia tanya. Saya cek, ternyata biaya platform Amazon dan biaya pengiriman makin memakan keuntungan. Margin penjualan obat yang seharusnya 50% jadi 38%. Jadi, bagaimana cara tahu toko online untung atau rugi? Baca artikel ini untuk panduan lengkap.
Analisis Profitabilitas per SKU: Kenapa Penting?
Margin penjualan adalah keuntungan setelah dikurangi biaya produk, platform fees, dan pengiriman. Misal, SKU B07X Anda menjual Rp 50.000, tapi biaya produk Rp 20.000, fee Amazon Rp 3.200, dan pengiriman Rp 5.000. Margin penjualan obat di apotek bisa berbeda dengan produk lain. Jika margin penjualan obat di apotek Anda 30%, tapi biaya pengiriman naik, margin bisa turun ke 25%. Analisis profitabilitas per SKU membantu Anda melihat SKU mana yang rugi.
Biaya Lainnya yang Sering Dilupakan
Saya sering melihat penjual lupa hitung biaya lain seperti refunds, ads, dan biaya customer service. Misal, Anda menjual di TikTok Shop dan Shopee, tapi tidak menghitung biaya ads yang mencapai 20% dari revenue. Jika Anda tidak memperhatikan biaya ini, toko online Anda bisa rugi meski penjualan naik. Gomarginify membantu Anda melihat semua biaya ini dengan laporan keuntungan harian.
Cara Tahu Toko Online Untung atau Rugi dengan Data
Jangan hanya lihat revenue. Cek laporan keuntungan harian untuk melihat margin penjualan obat di apotek atau produk lain. Misal, Anda menjual di Amazon dan Shopify, tapi biaya platform berbeda. Gomarginify mengubah semua ke mata uang dasar Anda, jadi Anda bisa bandingkan dengan mudah. Jika margin penjualan obat di apotek Anda 30%, tapi biaya pengiriman naik, margin bisa turun ke 25%. Analisis ini penting untuk mengetahui apakah toko online Anda untung atau rugi.
Step by step
- 1
Step 1: Hitung Margin Penjualan per SKU
Misal, Anda menjual SKU B07X dengan harga Rp 50.000. Biaya produk Rp 20.000, fee Amazon Rp 3.200, dan pengiriman Rp 5.000. Margin penjualan obat di apotek bisa berbeda dengan produk lain. Margin penjualan obat di apotek Anda 30%, tapi biaya pengiriman naik, margin bisa turun ke 25%. Analisis ini penting untuk mengetahui apakah toko online Anda untung atau rugi.
- 2
Step 2: Perhatikan Biaya Lainnya
Jangan lupa hitung biaya refunds, ads, dan customer service. Misal, Anda menjual di TikTok Shop dan Shopee, tapi tidak menghitung biaya ads yang mencapai 20% dari revenue. Jika Anda tidak memperhatikan biaya ini, toko online Anda bisa rugi meski penjualan naik. Gomarginify membantu Anda melihat semua biaya ini dengan laporan keuntungan harian.
- 3
Step 3: Bandingkan Data dari Berbagai Platform
Jika Anda menjual di Amazon, Shopify, dan TikTok Shop, bandingkan margin penjualan obat di apotek atau produk lain. Misal, margin penjualan obat di apotek Anda 30%, tapi biaya pengiriman naik, margin bisa turun ke 25%. Gomarginify mengubah semua ke mata uang dasar Anda, jadi Anda bisa bandingkan dengan mudah.
FAQ
Margin penjualan obat di apotek berapa persen?
Margin penjualan obat di apotek biasanya 30-50%, tapi bisa berubah jika biaya pengiriman atau platform fees naik. Misal, jika biaya pengiriman naik, margin bisa turun ke 25%. Analisis ini penting untuk mengetahui apakah toko online Anda untung atau rugi.
Bagaimana cara tahu toko online untung atau rugi?
Cek laporan keuntungan harian untuk melihat margin penjualan obat di apotek atau produk lain. Misal, Anda menjual di Amazon dan Shopify, tapi biaya platform berbeda. Gomarginify mengubah semua ke mata uang dasar Anda, jadi Anda bisa bandingkan dengan mudah.
Track your real profit across every marketplace
Pelajari cara mengetahui apakah toko online Anda untung atau rugi dengan analisis margin penjualan, biaya platform, dan profitabilitas per SKU.
Start 7-day free trial